Home & Jaringan Kita
 Sekolah & Lembaga
 Berita Pendidikan
 Informasi
 Menganai Kami
 Pendidikan Penerbangan
  
Pendidikan Penerbangan

  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  

Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com
Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com
  
 Link-Link Khusus
  



Aspirasi Pendidikan Kita
Aspirasi Kita


Seks Bebas Sebenarnya?

  
 Mutasi Guru & Dosen
  
Keinginan Mutasi Guru & Dosen

  
 PTHP, SLTA & SLTP.Net
  

Perguruan Tinggi HP
[ PTHP.Net ]

Perguruan Tinggi (PT) termasuk semua jenis pendidikan setelah Sekolah Menengah (Swasta dan Negeri). Perguruan Tinggi bertanggungjawab untuk menjaminkan seorang mahasiswa/i akan mencapai suatu sukses di lapangan kerja dan menerapkan ilmu serta memiliki kemampuan sosial yang cukup untuk menganalisa, mengevaluasi, dan menciptakan sesuatu yang positive. Mahasiswa/i yang lulusan PT seharusnya mampu meningkatkan mutu hidup untuk lingkungannya maupun negaranya. Isinya di-update hampir setiap hari.



Sekolah Menengah HP
[ SLTA.Net ]

Homepage ini berisi informasi untuk semua Sekolah Menengah (SMU - SMK - MAN) di Indonesia supaya siswa-siswi, guru, kepala sekolah, dan pihak lain yang berminat yang bisa menggunakan Internet dapat saling mengenal dan berkomunikasi. Isinya dan pendaftaran siswa/i dan pendidik di-update hampir setiap hari. Mohon kunjungi Forum dan Buku Tamu kami. Saran-saran, informasi, peran serta aktif , dan bantuan Anda sangat bernilai tinggi. Semoga Anda dapat memanfaatkan homepage ini sekarang dan seterusnya.



Sekolah Dasar & Lanjutan
[ SLTP.Net ]

Homepage ini diisi informasi tentang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan Sekolah Dasar (SD) di Indonesia. Homepage ini dibuat supaya siswa-siswi, guru, kepala sekolah, dan pihak lain yang berminat yang bisa menggunakan Internet dapat saling mengenal dan berkomunikasi. Kalau Anda anggota lingkungan SLTP/SD mohon mendaftar supaya jaringan komunikasi bisa di lanjutkan. Isinya dan pendaftaran siswa/i dan pendidik di-update hampir setiap hari. Mohon kunjungi Forum dan Buku Tamu kami.



  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

Jurnal Pendidikan Network Indonesia
Seputar Berita Pendidikan

"Anggaran Naik, Depdiknas Libatkan Lembaga Pengawasan"
(Sekretaris Jenderal Depdiknas Dodi Nandika)

"JAKARTA--MI: Terpenuhinya anggaran pendidikan sebesar 20 persen atau sekitar Rp224 triliun dalam APBN 2009, membutuhkan pengawasan ekstra pada pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pendidikan."

"Untuk itu, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) berencana menyewa tenaga pemeriksa dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), perguruan tinggi (PT), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Sekretaris Jenderal Depdiknas Dodi Nandika di Jakarta, Jumat (12/9)."

"Kami akan menyewa tenaga pengawas untuk mengawal. Kalau perlu kami akan bikin desk KPK sendiri di Depdiknas biar tak ada gangguan terhadap tender-tender kita, katanya."

Ini adalah berita yang ditunggu!

Semoga "tenaga pengawas" yang disewa adalah jujur, profesional, rajin, dan siap kerja keras!

Pengawas harus memeriksa semua kwitansi, durasi kegiatan-kegiatan, dan sering ke lapangan untuk cek mutu dan hasilnya. Ini bukan tugas yang dapat dilaksanakan di kantor! Harus memeriksa sampai ke lapangan dan suplier.

Ingat!!! "Korupsi terjadi di semua tingkatan dari Depdiknas, dinas pendidikan, hingga sekolah"

"Meningkatkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)"
(Phillip Rekdale)

"Sebelum kita dapat membahas isu-isu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kita perlu membahas secara lebih dalam isu-isu dan prioritas untuk pendidikan yang bermutu dan tujuannya KBM dalam proses mengarah ke pendidikan yang bermutu."

"Di tingkat SMU kita masih dapat menyaksikan banyak kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah menengah yang belum Student Centered. Mungkin karena masih banyak guru belum kenal dengan proses, atau seperti kami sudah mendengar di lapangan bahwa guru-guru masih ragu-ragu bahwa mereka dapat selesai menyampaikan kurikulum dalam waktunya kalau menggunakan proses PAKEM."

"Di Perguruan Tinggi kita dapat menyaksikan kegiatan belajar mengajar di kebanyakan kelas yang paling pasif. Proses pembelajarannya biasanya sangat 'dosen centered' dengan mahasiswa/i dalam keadaan DM (duduk manis) dan jarang terkait dalam proses pembelajaran."

Lengkap Di Sini

"PGRI Desak Pemerintah Sediakan Buku Gratis"
(Persatuan Guru Republik Indonesia [PGRI])

JAKARTA--MI: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pemerintah menyediakan buku-buku bermutu bagi siswa secara gratis sebagai bagian dari pemenuhan anggaran pendidikan 20 persen tahun depan.

Selain untuk mendorong pemerataan pendidikan terutama bagi siswa tidak mampu, pemberian buku gratis juga untuk menghilangkan kecurigaan masyarakat kepada para guru. Selama ini guru sering menjadi korban sistem pengadaan buku, kalau ada buku gratis akan lebih baik baik guru sehingga fokus menjalankan proses belajar mengajar, terangnya.

"Apakah Kita Perlu Teknologi Pendidikan"
(Phillip Rekdale)

Sudah banyak sekali retorika mengenai pentingnya teknologi dalam peran pembelajaran (teknologi pendidikan). Disebut retorika karena biasanya tidak ada bukti yang ditunjukkan.

Kalau mutu pendidikan di negara maju dapat menurun walapun teknologi yang digunakan di bidang pendidikan sudah canggih sekali, mengapa Indonesia dapat percaya bahwa solusi pendidikan adalah teknologi pendidikan?

"E-Book Versi Cetak Dijual Lebih Murah di Pasaran"
(MenDikNas)

"JAKARTA--MI: Buku murah versi cetak yang telah diunduh (download) dari situs buku sekolah elektronik (BSE) sudah beredar di pasaran. Untuk itu, guru dan murid dapat langsung membeli buku tersebut di pasaran, dengan harga yang jauh lebih murah."

"Menurut Mendiknas, saat ini pemerintah sedang giat menggalakkan keberadaan buku pelajaran tingkat SD hingga SMA yang sangat terjangkau. ''Dengan kisaran harga antara Rp 4 ribu hingga Rp 20 ribu, siswa di Indonesia sudah bisa mendapatkan buku dengan kualitas yang cukup baik,'' jelasnya (24 Juni 2008)."

Mohon informasi harga dan informasi di mana "guru dan murid dapat langsung membeli buku tersebut" di daerah-daerah mereka.

Seharusnya Versi Cetak langsung dibuat dari awal, BSE Online tidak begitu bermanfaat - Membagi CD saja adalah lebih efektif.

"Anggota TNI Jadi Guru di Pedalaman Papua"
(Sekretaris Daerah: Sutedjo Suprapto)

"JAYAPURA--MI: Satuan Tugas (Satgas) TNI-AD dari berbagai kesatuan yang ditugaskan di pos-pos keamanan perbatasan antarnegara dan daerah terpencil di pedalaman Provinsi Papua, mempunyai andil besar dalam proses pencerdasan bangsa melalui pendidikan."

"Ia mengaku, kondisi SD dan SMP di pedalaman pada umumnya masih sangat memrihatinkan, sehingga dapat mempengaruhi mutu lulusan murid. Kondisi itu adalah kekurangan guru, karena ada SD Kelas I hingga Kelas VI hanya diajari satu atau dua orang guru, bahkan ada yang kosong, sehingga banyak murid SD yang lulus masuk SMP, namun kurang bisa membaca, menulis dan berhitung."

Apakah ini adalah peran TNI - Guru Sekolah?
Apakah kita perlu bangun IKIP-TNI?
Saran untuk TNI: Terima kasih atas bantuan terhadap kekurangan DepDikNas.

"Presiden: Jangan Ada Lagi Gedung Sekolah Rusak"
(Presiden RI)

"JAKARTA--MI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pada Departemen Pendidikan Nasional dan para kepala daerah agar tidak ada lagi gedung sekolah yang rusak seiring dengan telah dipenuhinya anggaran 20 persen bagi pendidikan dalam APBN 2009."

"Pada para Gubernur, Bupati dan Walikota saya minta jangan ada lagi gedung sekolah yang memprihatinkan. Saya akan cek nanti ke wilayah-wilayah, kata Presiden saat membuka Olimpiade Astronomi dan Astrofisika di Istana Negara Jakarta, Rabu (20/8)."

Tidak usah jauh-jauh Pak.........
"70 Persen Gedung Sekolah di DKI Rusak"

"JAKARTA--MI: Sekitar 70% gedung SD-SMP di DKI Jakarta rusak. Untuk memperbaikinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus meminta bantuan pemerintah pusat."

"Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) DKI Jakarta Sukesti Martono di Balai Kota, Kamis (21/8). Kita akui, memang lebih dari separuh sekolah di Jakarta memang rusak, karena itu kami akan mengajukan anggaran ke Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), kata mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta."

Kalau 70% sekolah rusak di Jakarta, bagaimana keadaan di daerah-daerah???

"Anggaran Pendidikan Dijamin tidak Bocor"
(Depdiknas)

"JAKARTA--MI: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) optimistis anggaran pendidikan yang naik secara signifikan pada 2009, tidak akan mengalami kebocoran angggaran."

"Sebaliknya, anggaran yang nilainya Rp224 triliun atau 20% dari RAPBN 2009, benar-benar akan digunakan untuk pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu pendidikan, dan kesejahteraan guru."

Apa maksudnya, Pejabat-Pejabat di DepDikNas siap mengundurkan diri kalau anggaran pendidikan terbukti bocor???

"Mendiknas Kaget Dengar Dapat Tambahan Rp46,1 Triliun"
(Mendiknas)

"JAKARTA--MI: Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan terkaget-kaget bahkan nyaris pingsan ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraannya mengenai RAPBN 2009 Departemen Pendidikan Nasional akan mendapat tambahan lagi Rp46,1 triliun."

"Saya sampai terkaget-kaget bahkan nyaris pingsan mendengar pidato Presiden, kata Bambang saat mendampingi Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan mengenai RAPBN 2009 di Jakarta, Jumat (15/8)."

Kita harus tanya, bagaimana komunikasi antara Presiden dan MenDikNas???

Anggaran hanya adalah hal pertama. Yang penting sekarang adalah manajemen anggaran pendidikan.

Kita harus ingat bahwa........

"Depdiknas Belum Mampu Kelola Anggaran Pendidikan"

"JAKARTA--MI: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dianggap belum mampu mengelola anggaran pendidikan jika pemerintah akhirnya mengalokasikan seluruh 20 persen dari total belanja APBN ke instansi tersebut mengingat tiadanya rencana yang jelas untuk penyerapan anggaran tersebut."

"Anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan Olly Dondokambey di Jakarta, Selasa (8/7) mengatakan mengelola dana 20 persen dari APBN tidak hanya membutuhkan sistem yang kuat dan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, namun juga program kerja yang mampu mengarahkan penggunaan dana tersebut pada alokasi yang tepat sesuai dengan prioritas pemerintah."

Kami di Pendidikan Network Indonesia Salut Olly Dondokambey atas pengertian dan kepedulian terhadap pendidikan di Indonesia.

Kalau kebudayaan di DepDikNas, yang kelihatannya belum dirubah sejak Orde Baru (bersifat proyek) tidak dirubah dan DepDikNas tidak membuat Rencana Pengembangan Pendidikan Nasional (Master Plan) bersama semua stakeholders, bagaimana kita dapat menjaminkan masa depan bangsa?


RE: "Sumber daya manusia yang berkualitas"

Kami harus bertanya, apakah SDM yang ada di DepDikNas mampu mengatasi "korupsi terjadi di semua tingkatan dari Depdiknas, dinas pendidikan, hingga sekolah"? - Mengapa belum?

Apakah SDM di DepDikNas juga perlu diganti?

[ Jurnal Pendidikan Home ]
[ Halaman 1 ] [ Halaman 2 ] [ Halaman 3 ]


Berita Pendidikan
Profile Pendidikan Dalam Berita